Senin, 22 Agustus 2016

7 Tempat Wisata Terbaik di Denpasar


Bali merupakan destinasi yang wajib dikunjung dan selalu masuk dalam daftar tempat liburan impian, baik bagi turis asing maupun lokal. Karena, bukan hanya keindahan alam yang disuguhkan, namun pulau Dewata  juga mampu memberikan tawaran menarik lainnya sehingga membuat para wisatawan tak sanggup menolak.

Sudah menjadi rahasa umum jika Indonesia terkenal akan keanekaragaman pulau, budaya, suku, bahasa, keindahan alam, dan lain sebagainya. Dengan memakai alasan inilah, tak jarang turis asing dan juga lokal berbondong-bondong mengunjungi satu tempat untuk berwisata dan mengistirahatkan diri dari segala rutinitas yang membuat kepala sakit dan kita menjadi jenuh.

Denpasar sebagai ibukota dari pulau Dewata ini merupakan salah satu destinasi yang tak hentinya mencuri perhatian wisatawan, baik asing maupun lokal. Karena itulah, rasanya sayang betul apabila kita tak berkunjung serta menghabiskan liburan di kota ini. Ada begitu banyak pilihan untuk berlibur yang sukses membuat kita betah dan enggan melewatkannya setiap kali berkunjung ke Denpasar.

Diantaranya yakni ada dalam 7 tempat wisata terbaik di Denpasar yang bisa kita jadikan panduan sebelum bertandang dan menghirup kebebasan liburan.

Di bawah ini, 7 tempat tersebut antara lain:

1. Monumen Bajra Sandhi


Monumen yang terletak di Renon ini merupakan monumen perjuangan rakyat Bali. Monumen ini didirikan untuk memberi hormat kepada para pahlawan. Tak hanya itu. Rupanya monumen ini juga merupakan lambang pelestarian jiwa perjuangan rakyat di Bali serta menjadi lambang semangat dalam mempertahankan keutuhan Negara kita, Negara Kesatuan Republik Indonesia. Mengapa? Monumen Bajra Sandhi ternyata memiliki 17 anak tangga pada pintu utama, kemudian 8 tiang agung di dalamnya, dan memiliki tinggi 45 meter.

Monumen yang dibangun di tahun 1987 ini baru diresmikan pada tanggal 14 Juni 2003 oleh Presiden Megawati Sukarno Putri. Penggunaan nama Bajra Sandhi ini berasal dari bentuk monumen yang menyerupai bajra, yang biasanya digunakan para pendeta agama Hindu kala mengucapkan Weda di upacara keagamaan.

2. Museum Sidik Jari Denpasar


Salah satu dari 7 tempat wisata terbaik di Denpasar yakni Museum Sidik Jari. Penggagas atau pemilik museum ini bernama Gede Ngurah Rai Pamecutan. Beliau membangun tempat ini di tahun 1993 dan resmi dikenalkan pada tahun 1995. Kenapa disebut dengan museum sidik jari? Ternyata, pria kelahiran 4 Juli 1936 memamerkan berbagai lukisan yang merupakan hasil atau karya dari Bapak Gede Ngurah Rai dengan menggunakan jarinya.

Beliau tak memakai kuas dalam melakukan aktivitas lukis, namun memakai ujung jari yang diolesi berbagai macam cat warna sesuai imajinasi yang ada di benaknya. Karena di setiap lukisan tersebut ada bekas sidik jari sang peluki, maka museum ini dinamakan museum sidik jari.

3. Museum Bali Denpasar


Meskipun terkenal dengan keanekaragam jenis museum lukis, namun bukan berarti Bali tak punya museum di luar konteks tersebut. Daftar 7 tempat wisata terbaik di Denpasar membawa nama Museum Bali Denpasar sebagai salah satu pilihannya.

Museum Bali Denpasar atau kerap dikenal sebagai museum negeri provinsi Bali Denpasar ini merupakan museum yang dikelola pemprov Bali dan menyimpan banyak sekali pengetahuan mengenai peradaban manusia, terlebih tentang masyarakat Bali.

Museum ini berbeda dengan kebanyakan museum yang ada di Ubud. Sebab, selain melihat koleksi seni, kita juga bisa melihat berbagai sejarah dan kebudayaan Bali. Salah satu koleksi yang disuguhkan yakni etnografika; merupakan peralatan yang dipakan di zaman pra sejarang, peralatan upacara keagamaan serta adat, juga perkembangan seni dan juga budaya masyarakat Bali.

4. Taman Werdhi Budaya


Taman yang terletak di tengah-tengah kota Denpasar ini masuk ke dalam 7 tempat wisata terbaik di Denpasar. Kawasan luas ini dikelilingi begitu banyak taman yang cantik dan menyegarkan mata. Setiap tamannya dibelah oleh sungai, karena itulah kenampakan alam yang kita lihat makin terlihat asri dan cocok sekali dijadikan destinasi wisata keluarga, terlebih bersama anak-anak. Hal ini juga didukung dengan adanya berbagai event tahunan dan salah satunya yakni Pesta Kesenian Bali yang kerap digelar selama satu bulan di pertengahan Juni hingga Juli, tepat saat liburan sekolah.

Pada saat Pesta Kesenian Bali ini berlangsung, ada bermacam-macam pameran seni yang bisa kita saksikan serta ada berbagai macam produk kerajinan lokal yang bisa kita lihat. Tanpa biaya tiket masuk, kita bisa menyaksikan pementasan seni saat acara berlangsung.

5. Desa Budaya Kertalangu


Destinasi dari 7 tempat wisata terbaik di Denpasar yang ini terletak di Desa Kesiman Kertalangi, Kecamatan Denpasar Timur. Untuk mencapai lokasi, kita hanya perlu masuk dari Jalan By Pass Ngurah Rai dan akan menemukan papan nama besar Desa Budaya Kertangu di bagian kiri jalan.

Dasar pembangunan desa ini yakni karena kekhawatiran penduduk desa akan menipisnya lahan persawahan pada jalur hijau desa sebab telah berganti menjadi kawasan pemukiman. Bersama dengan pihak swasta, warga Desa Kesiman Kertalangi lantas membangun desa wisata dengan konsep cultural village. Desa wisata ini mempunyai luas kurang lebih 80 hektar dan di bulan Juni 2007 lantas diresmikan oleh Wakil Walikota Denpasar.

Di desa ini, ada begitu banyak aktivitas menarik yang bisa kita lakukan antara lain naik kuda, outbond, yoga, bersepeda, memancing, ataupun jogging. Bagi yang ingin bersantai, di desa ini disediakan banyak gazebo agar kita bisa menikmati makanan ringan atau menghirup angin segar.

6. Wisata Malam dan Kuliner di Pasar Kereneng


Rasanya tak lengkap bila melakukan wisata namun tak mencicipi jajanan khas Bali. Pasar Kereneng menjadi salah satu pilihan dari 7 tempat wisata terbaik di Denpasar.

Pasar ini dikenal oleh masyarakat Bali, terlebih penduduk di Denpasar. Pasar yang sejak pagi hingga siang memiliki fungsi layaknya pasar pada umumnya ini berubah menjadi pasar malam begitu menjelang malam hari dengan sebagian besar pedagang menjajakan jajanan, makanan, serta berbagai pakaian jadi. Tak perlu takut datang ke pasar ini terlalu malam, sebab pasar yang beroperasi 24 jam ini buka hingga subuh.

Lokasi pasar ini mudah dicapai, terlebih dengan memakan kendaraan bermotor, bila dari Gedung Taman Budaya, Lapangan Puputan, atau Renon.

6. The Mangrove Information Centre


Terletak di Suwung Kauh, tempat ini merupakan destinasi yang cocok bagi yang ingin melewatkan liburan tak hanya dikelilingi gedung bertingkat dan bisingnya kendaraan. Tempat yang merupakan kawasan pelestarian alam ini memiliki wujud hutan mangrove dan diresmikan di tahun 2003 oleh Menteri Kehutanan Republik Indonesia dan juga Japan International Cooperation Agency.

Selain hutan mangrove, rupanya tempat ini juga memiliki beberapa jenis hewan seperti biawak dan burung bangau, sehingga MIC cocok menjadi tempat rekreasi atau ekowisata yang cocok bagi segala umur. Waktu yang tepat untuk mengunjungi tempat ini yakn di pagi atau sore hari, karena matahari tak begitu menyengat. Tak perlu takut berjalan di tempat berlumpur dan becek, sebab di MIC sudah disediakan jembatan atau jalan setapak agar pengunjung merasa lebih nyaman saat berkeliling.

Yuk ke Bali ...

Artikel Terkait

Berbagi informasi bisnis dan peluang usaha untuk Anda. Kontak kami utk informasi selengkapnya


EmoticonEmoticon