Minggu, 30 April 2017

Menikmati Suasana Berbeda Dengan Berkunjung Di Wisata Mangrove Bali

mangrove bali
Mengulas wisata di Bali memang tidak ada habisnya. Bali terkenal dengan keindahan pantainya. Tak mengherankan jika wisatawan asing juga ikut menikmati liburannya di Pulau Dewata tersebut.

Selain pantainya yang ciamik, ada salah satu kawasan wisata yang tak kalah keren, namanya adalah wisata mangrove Bali.

Ini adalah sebuah kawasan hijau menyegarkan yang ada di Bali. Tumbuhan bakau tumbuh menghijau, memberikan suasana kesegaran yang tidak ada duanya.

Menariknya, jalanan untuk mencapai kawasan tersebut sudah sangat bagus. Artinya, Anda bisa lebih gampang untuk mengaksesnya.

Buat Anda yang suka menjelajah, eksplorasi lebih dalam hutan bakau bali ini adalah solusinya. Hamparan bakau yang hijau bisa sedikitnya mencerahkan fikiran yang lagi penat.

Gambaran Dari Wisata Mangrove Bali


Wisata mangrove ini dikenal dengan nama Mangrove Information Centre. Letaknya berada di Bali Selatan.

Kawasan wisata ini sebenarnya berada di jalanan yang macet. Namun ketika berada di kawasan ini, suasana tenang akan didapatkan.

Mangrove ini sudah ditata rapi oleh pemerintahnya. Bukan hanya sebatas rawa-rawa yang becek, tapi sudah ditata sedemikian rupa menjadi jauh lebih baik.

Salah satunya tentu dengan penempatan sebuah jembatan kayu yang digunakan untuk pengunjung melangkahkan kakinya di kawasan tersebut.

Luas dari hutan ini sekitar 1300 hektar. Bisa dibayangkan jika lokasi ini tentu akan sangat sejuk. Pasalnya, lokasinya dipenuhi dengan tanaman bakau dari berbagai spesies.

Lokasi ini sangat cocok dikunjungi oleh anak-anak, atau yang tertarik dengan wisata alam. Pasalnya, anak-anak bisa belajar banyak tentang cara melestarikan alam.

Tak hanya itu saja, kawasan ini juga sudah dimanfaatkan sebagai lokasi penelitian. Tentu saja yang berhubungan dengan fungsi dari bakau itu sendiri.

Buat yang tertarik untuk mengenal tanaman bakau, berkunjung di hutan bakau Bali ini adalah jawaban yang tepat.
Apa Saja Yang Bakal Anda Temukan Di Wisata Bakau Bali?

Pesona keindahan Bali memang memukau, salah satunyanya adalah Mangrove Centre Bali ini. Di sini, Anda disajikan sebuah pemandangan alam yang luar biasa.

Tumbuhan bakau berjejer rapi, dan di sebelahnya terdapat sebuah bangunan kayu untuk tempat berpijak.

Setidaknya, jembatan kayu yang melengkapi tanaman bakau ini panjangnya mencapai 2 km. Tapi hal tersebut bukan sebuah kendala, karena di setiap sisi Anda bisa menikmati tiap langkah yang diambil.

Dari setiap tempat, Anda akan mendapati tumbuhan bakau dengan berbagai spesies. Dan ini tentunya sebagai bahan pelajaran bagus buat setiap pengunjung.


mangrove bali


Maksudnya, tidak hanya sebatas berkunjung dan menikmati keindahan alamnya, tapi bisa sekalian mengenal beberapa jenis tanaman bakau itu sendiri.

Untuk menikmati keindahan tanaman bakau ini, pengunjung bisa menengoknya dari sebuah menara. Dari menara ini, pengunjung bisa melihat hamparan tanaman bakau yang hijau.

Kemudian, pengunjung juga bisa menikmati suasana segar di dalamnya dengan duduk-duduk di sana. Setidaknya, ada sejumlah tempat seperti gazebo di dalamnya sebagai tempat berteduh.

Pastinya, menghabiskan suasana seharian di tempat tersebut cukuplah menarik. Karena suasananya sangat sejuk walaupun diterpa oleh sinar matahari.

Tiket Masuk Di Wisata Mangrove Bali


Sekelumit keindahan yang ditawarkan oleh hutan bakau bali ini menawarkan keindahan yang alami. Ini menjadi sebuah daya tarik tersendiri buat pengunjung. Lalu, berapa biaya untuk memasuki wisata tersebut?

Biayanya tidaklah mahal, cukup keluarkan uang sekitar Rp.10000 perorang. Jadi, jika Anda bawa keluarga, tinggal hitung saja biaya keseluruhannya.

Dengan biaya minim, Anda sudah bisa menikmati keindahan mangrove ini. Bahkan Anda bisa melihat keindahan dari birunya air teluk Benoa.

Keindahan ini bisa ditemukan secara langsung di ujung jembatan kayu. Jadi, eksplor lebih dalam jika mau melihatnya.
Buat yang membawa kendaraan, sudah ada tempat parkir khusus di sekitar area. Biaya parkir kendaraan cukup murah, yakni sekitar Rp.2000.

Kalau Anda punya kepentingan lain di mangrove semisal mengambil foto prewedding, maka akan ada biaya tambahan yang harus dikeluarkan. Yakni sekitar Rp.300000.

Untuk yang mau berkunjung, waktu yang paling tepat adalah di akhir pekan. Dan jam buka di kawasan wisata ini dimulai pada pukul 8 pagi, dan berakhir di pukul 6 sore hari.

Lokasi Hutan Mangrove Bali


Dimanakah letaknya wisata mangrove Bali tersebut? Mungkin masih ada yang belum tahu letaknya, karena banyak sekali tempat wisata di Bali.

Umumnya adalah pantai, contohnya adalah pantai Kuta, pantai Sanur, nusa dua dan lain sebagainya. Masing-masing kawasan tentunya sudah banyak dikenal pengunjung.

Mengenai lokasi dari wisata bakau bali ini, letaknya berada di Jl. By Pass Ngurah Rai, KM. 21 Denpasar Bali.

Lokasi ini cukup dekat dengan lokasi wisata lainnya. Misalnya bila ditempuh dari Nusa Dua Bali, Anda hanya butuh waktu sekitar 30 menitan saja.

Kalau datang dari sanur, waktu tempuhnya juga relatif singkat. Karena jaraknya sekitar 100 meter saja.
Sementara jika Anda berangkat dari Bandara Ngurah Rai, jarak tempuh yang dihabiskan hanya sekitar 10 menitan. Cukup ambil taksi, kemudian minta supir untuk mengantarkan di lokasi wisata tersebut.

Dalam perjalanan, sudah terpampang begitu jelas keindahan alamnya. Tentu saja, suasana inilah yang menandai jika Anda sangat dekat dengan lokasi.

Hal Yang Boleh Dan Tidak Boleh Dilakukan Di Wisata Mangrove Bali


Fungsi dari hutan bakau tentu banyak sekali. Selain untuk menjaga pesisir pantai dari tergerus ombak, bakau juga menjadi kawasan dimana banyak hewan tinggal. Ini berarti jika hutan bakau dibuat dengan maksud baik , yaitu melestarikan alamnya.

Dari sini jelas ada aturan yang harus pengunjung patuhi. Tentunya untuk membantu dalam hal pelestarian lingkungan.

Aktifitas yang diperbolehkan adalah mengeksplor hutan bakau. Penjelajahan bisa dilalui dengan menapaki jembatan kayu yang panjangnya kurang lebih 2 km tersebut.

Kemudian mengabadikan kunjungan dengan selfie. Tentu ini diperbolehkan. Jadi, jangan lupa untuk bawa alat untuk mengabadikan momen spesial ini, misalnya dengan smartphone atau alat memotret lainnya.

Anda juga masih diperbolehkan untuk mengambil sesi foto prewedding di sini. Dan salah satu tempat yang paling populer untuk pengambilan gambar tersebut ada di ujung jembatan kayu. Karena di tempat tersebutlah pemandangan alam paling indah berada.

Sementara hal yang tidak boleh dilakukan tentunya adalah merusak. Entah itu merusak tanamannya, ataupun jembatannya. Misalnya mencoret-coret dan lain sebagainya. Itu bukan kegiataan yang etis untuk dilakukan.

Selain itu, janganlah buang sampah sembarangan. Ini yang biasa dilakukan oleh pengunjung, tentunya ini juga bukan hal yang baik.

Kalau membawa makanan/minuman, ada baiknya membawa sampahnya keluar. Jangan langsung di buang begitu saja di area bakau.
Selain menyulitkan penjaga untuk membersihkannya, sampah juga bisa membuat pemandangan hutan bakau kurang menarik lagi.

Demikianlah sekilas mengenai wisata mangrove Bali. Jika Anda punya waktu lebih banyak di Bali, jangan sampai lewatkan untuk berkunjung di kawasan tersebut.

Artikel Terkait

Berbagi informasi bisnis dan peluang usaha untuk Anda. Kontak kami utk informasi selengkapnya


EmoticonEmoticon