Kamis, 26 November 2020

Tips Aman Wisata Ke Bali Dengan Mobil Sendiri Saat Pandemi

 


Wisata ke Bali dengan mobil sendiri adalah alternatif terbaik. Terutama untuk menyambut masa adaptasi kebiasaan baru. Di mana sejumlah kawasan wisata secara bertahap sudah mulai buka kembali. Beberapa objek wisata di Bali termasuk didalamnya.

Tapi anggapan orang masih banyak keliru. Seiring dengan dibukanya beberapa objek wisata, bukan berarti Anda bisa leluasa mengunjunginya. Mengingat pandemi Covid-19 belum juga berhenti menghantui negeri ini.

Namun, di sisi lain Anda juga memerlukan liburan untuk kesehatan mental. Terutama setelah berbulan-bulan membatasi kegiatan. Dan hanya di rumah saja. Sekarang  saatnya melakukan perjalanan ke objek wisata yang menarik. Dan salah satu perjalanan wisata paling menarik  ialah ke Bali.

Nah, perjalanan wisata ke Bali menggunakan mobil sendiri ternyata bisa dijadikan opsi. Karena Anda bisa meminimalkan risiko interaksi dengan orang lain. Mengingat pentingnya menjaga jarak semasa pandemi ini.

Lalu, bagaimana cara untuk berwisata ke Bali di tengah pandemi Covid-19. Serta mengapa berlibur ke Bali saat pandemi dianggap lebih aman dengan mobil sendiri? Berikut ulasannya.

Alasan Berlibur ke Bali Menggunakan Mobil Sendiri

Melakukan perjalanan wisata ke Bali dengan mobil sendiri memang lebih aman di tengah pandemi saat ini. Apalagi jika Anda membandingkan keamanan saat menggunakan alat transportasi umum lainnya. Seperti bus, pesawat terbang, kereta dan kapal. Yang akan membuat Anda berinteraksi dengan banyak orang.

Nah, alasan pertama berlibur dengan mobil sendiri lebih aman yaitu, Anda bisa membawa peralatan kesehatan yang lengkap. Karena selain peralatan protokol kesehatan Covid-19, Anda juga perlu membawa obat-obatan pribadi.

Meski sebenarnya di tempat wisata juga menyediakan beragam fasilitas kesehatan. Tidak ada salahnya Anda berusaha memproteksi diri lebih ekstra. Karena peralatan kesehatan dan obat-obatan di fasilitas umum bisa saja telah disentuh banyak orang.

Alasan kedua adalah Anda bisa membawa berbagai macam kebutuhan di dalam mobil. Perjalanan ke Bali akan memerlukan waktu cukup panjang. Sehingga kebutuhan saat diperjalanan juga semakin banyak.

Nah, dengan mobil pribadi, maka segala kebutuhan yang diperlukan bisa Anda bawa. Seperti camilan, minuman dan buah-buahan. Untuk mencegah lapar dan bosan di perjalanan. Selain itu, Anda juga membutuhkan beberapa pakaian, bantal leher dan selimut untuk bekal selama perjalanan.

Alasan terakhir adalah Anda bisa memilih tempat untuk singgah yang aman. Karena selama perjalanan ke Bali, pasti Anda akan mampir ke banyak tempat. Baik untuk makan, ke toilet, toko oleh-oleh dan lain sebagainya.

Namun, Anda tidak bisa menghindari fasilitas umum tersebut.  Jadi, sebisa mungkin pilihlah tempat yang tidak terlalu ramai, kebersihannya terjaga dan jangan berlama-lama. Dan yang terpenting tetap memakai masker dan menjaga jarak. Serta selalu mencuci tangan dan memakai hand sanitizer setelahnya.

Tips Berlibur ke Bali saat Pandemi dengan Mobil Sendiri



Setiap perjalanan wisata harus memperhitungkan keamanan dan keselamatan. Apalagi jika Anda ingin berlibur ke Bali di masa pandemi ini. Nah, agar perjalanan wisata ke Bali dengan mobil sendiri tetap aman dari Covid-19, Anda bisa menerapkan tips berikut ini:

1.      Memenuhi Persyaratan yang Ditetapkan Pemerintah Bali

Sebelum Anda berwisata ke Bali, persyaratan perjalanan domestik harus wajib Anda penuhi. Seperti membawa KTP atau identitas diri yang sah, mengisi formulir online pada laman https://cekdiri.baliprov.go.id. Serta menunjukkan QR Code kepada tugas verifikasi.

Kemudian, Anda juga wajib membawa hasil rapid test atau PCR test. Dengan syarat hasil tes negatif (non reaktif). Dan ini berlaku selama 14 hari sejak hasil diterima.

Selanjutnya, Anda harus siap menjalankan protokol kesehatan Covid-19. Serta mengunduh dan mengaktifkan aplikasi  ‘Peduli Lindungi’ di smartphone. Yang berguna untuk memberikan notifikasi adanya zona merah Covid-19 saat berada di keramaian.

2.      Mencari Informasi tentang Destinasi Wisata

Mencari tahu tentang tempat wisata yang akan dituju sangat penting Anda lakukan sebelum berkunjung ke Bali. Terutama mengenai status dari tempat wisata itu sendiri. Anda harus memastikan daerah yang akan dikunjungi terletak di zona hijau.

Selain itu, Anda juga harus mencari informasi tentang penerapan protokol kesehatan Covid-19 di tempat wisata. Serta memastikan bahwa destinasi wisata tujuan telah lulus verifikasi standar protokol kesehatannya.

Sehingga keamanan Anda saat di tempat wisata bisa terjamin. Karena fasilitas penunjang terlaksananya protokol kesehatan sudah memadai.

3.      Memeriksa Kondisi Mobil

Kondisi mobil juga tak kalah penting Anda periksa. Terutama  sebelum melakukan perjalanan ke Bali. Karena inilah komponen utama saat Anda ingin wisata ke Bali dengan mobil sendiri.

Cek dengan teliti semua bagian mesin, tekanan ban, air radiator, aki mobil, lampu mobil, kampas rem, AC dan bagian lainnya. Nah, untuk pemeriksaan lebih detil, Anda bisa membawa mobil ke tempat servis mobil saja.

Selain itu, kelengkapan surat-surat mobil juga perlu Anda perhatikan. Seperti SIM dan STNK. Ini untuk mengantisipasi adanya pemeriksaan lalu lintas. Serta jangan lupa melengkapi isi mobil dengan dongkrak, ban cadangan dan alat darurat lainnya untuk berjaga-jaga.

4.      Memeriksa Kesehatan Tubuh

Selain memeriksa kondisi mobil, kondisi tubuh juga perlu Anda periksa kesehatannya. Anda harus memastikan tubuh dalam kondisi fit sebelum melakukan perjalanan wisata ke Bali.

Jika badan Anda dalam kondisi kurang fit, menunda perjalanan akan lebih baik. Karena saat imunitas tubuh menurun, risiko Anda terkena virus semakin tinggi. Serta bisa menghambat dan mengurangi kenyamanan perjalanan Anda.

Selain itu,  Anda juga diharuskan membawa perlengkapan pencegahan Covid-19. Seperti masker, hand sanitizer, tisu basah, tisu kering, face shield dan sarung tangan sekali pakai. Untuk mencegah risiko terpapar virus saat diperjalanan atau di tempat wisata.

5.      Menggunakan Cashless saat di SPBU

Sebelum berangkat wisata ke Bali dengan mobil sendiri, Anda biasanya mengisi  bahan bakar mobil secara penuh. Namun, karena perjalanan yang terlalu jauh, Anda akan mengisi ulang di SPBU tertentu.

Nah, saat melakukan pembayaran dengan petugas SPBU, usahakan untuk membayar dengan cashless. Yaitu,  sistem pembayaran tanpa uang tunai. Bisa menggunakan kartu kredit, kartu debit, e-money dan lain sebagainya.

Selain itu, saat di SPBU, Anda tetap harus memakai masker untuk keamanan. Dan apabila Anda bersentuhan tangan dengan petugas SPBU saat pembayaran dengan uang tunai. Maka, segeralah untuk mencuci tangan atau memakai hand sanitizer.

6.      Membawa Bekal Makanan Sendiri

Tips selanjutnya adalah membawa sejumlah makanan untuk bekal selama perjalanan ke Bali. Untuk mengantisipasi terjadinya kelaparan saat masih jauh dari rumah makan atau restoran.

Selain itu, membawa bekal makanan dari rumah lebih terjamin kebersihannya. Namun, stock makanan yang Anda bawa tentunya tidak bisa bertahan lama. Sehingga mau tidak mau, Anda nantinya harus membeli makanan di restoran tertentu.

Nah, untuk mengatasinya Anda bisa membungkus saja makanan yang Anda beli. Lalu, Anda bisa memakannya di dalam mobil. Atau di tempat tertentu yang tidak terlalu ramai orang.

Itulah ulasan tentang tips wisata ke Bali dengan mobil sendiri saat pandemi Covid-19. Dengan menerapkan beberapa tips di atas, maka perjalanan wisata ke Bali akan lebih aman dan nyaman. Jadi, kapan mau berwisata ke Bali dengan mobil sendiri?

Surga Tersembunyi Pantai di Bali yang Ada Batu Karang

 


Pantai di Bali yang Ada Batu Karang selalu menawarkan panorama alam yang unik. Membuat pantai tersebut terkesan lebih privasi dan tersembunyi. Cocok sekali buat Anda yang ingin berlibur di pantai yang tenang, serta jauh dari keramaian.

Namun, pantai di Bali dengan panorama tebing karang yang eksotis seringkali belum terekspos di kalangan turis lokal. Tak ayal pengunjung pantai didominasi oleh turis mancanegara.

Padahal ada dua pantai di Bali dengan panorama batu karang yang menarik. Wajib Anda masukkan dalam waiting list destinasi liburan Anda. Terutama bagi Anda yang sudah jenuh dan bosan dengan pantai di Bali yang ramai dan itu-itu saja. Kini saatnya Anda merasakan suasana liburan pantai yang berbeda.

Meski letaknya di balik tebing karang yang menjulang, tidak mengurangi keindahan pantai sedikitpun. Malahan justru membuat pantai semakin eksotis. Selain itu, ada beberapa aktifitas menarik bisa Anda lakukan. Seperti berselancar, menikmati kuliner khas bali dan menikmati sunset saat sore hari.

Jadi, inilah dua pantai di Bali dengan batu karang unik, serta sering dijuluki sebagai surga tersembunyi oleh para pengunjungnya.

2 Pantai di Bali yang Punya Tebing Karang Eksotis

Pantai di Bali cukup banyak. Salah satunya memiliki tebing karang yang menawan. Di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Pantai Suluban



a.       Lokasi Pantai Suluban

Nama pantai satu ini memang tak setenar pantai di Bali Selatan lainnya. Anda bisa mengunjungi pantai ini dengan bertandang langsung ke Desa Pecatu, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.

b.      Asal Nama Pantai

Dikalangan turis mancanegara, pantai eksotis ini lebih populer dengan nama pantai Blue Point. Diambil dari nama sebuah villa bernama Blue Point Bay Villas and Spa yang terletak di atas tebing pantai.

Sedangkan nama Pantai Suluban sendiri berasal dari bahasa Bali ‘mesulub’, artinya ‘berjalan di bawah sesuatu’. Karena Anda akan melewati tebing karang dengan celah kecil menyerupai goa saat mengunjunginya.

c.       Daya Tarik Pantai

Ada banyak sensasi unik yang Anda alami selama perjalanan menuju pantai di Bali yang ada batu karang ini. Karena perjalanan menuju bibir pantai ditempuh dengan jalan kaki. Serta harus menuruni anak tangga sepanjang 50 meter.

Setelah itu, di ujung anak tangga Anda akan melewati sebuah gerbang batu karang alami seperti goa. Menariknya, begitu keluar dari celah gerbang karang itu, deburan ombak pantai akan langsung menyambut Anda.

Perlu Anda ketahui jika di pantai ini memiliki ombak yang besar dan kuat. Jadi, tidak direkomendasikan untuk wisata bagi anak-anak.

Selain menyuguhkan pasir pantai yang berwarna putih mempesona. Letak pantai juga dikelilingi tebing karang yang tinggi dan terjal. Membuatnya terkesan tersembunyi. Tak heran julukan surga tersembunyi melekat pada pantai ini.

Disisi lain, eksotisme tebing karang yang terjal dan mengapit pantai justru membuat kawasan Pantai Suluban semakin ciamik. Sangat indah dan fotogenik. Tak ayal banyak fotografer berburu gambar apik di pantai ini.

d.      Harga Tiket Masuk Pantai

Biaya masuk pantai juga gratis. Anda hanya dikenakan biaya parkir kendaraan sebesar Rp 5.000 untuk sepeda motor. Dan Rp 15.000 untuk mobil. Menariknya lagi, pantai ini dibuka setiap hari. Jadi, Anda bebas menyambanginya kapan saja.

2. Pantai Batu Pageh



a.       Lokasi Pantai

Surga tersembunyi kedua adalah Pantai Batu Pageh. Pantai berpasir putih yang mempesona ini terletak di Desa Ungasan, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.

b.      Asal Nama Pantai

Sebenarnya, pantai ini memiliki beberapa nama populer lainnya. Seperti Pantai Green Bowl dan Pantai Bali Cliff. Jadi, Anda tidak perlu bingung.

Nama Batu Pageh sendiri berasal dari bahasa Bali, ‘batu’ yang berarti ‘batu’. Serta ‘pageh’ yang berarti ‘pagar’. Jadi, Pantai Batu Pageh berarti sebuah pantai yang dipagari batu karang.

Selain itu, di atas pantai ini juga terdapat tiga pura untuk sarana peribadatan umat Hindu. Seperti Pura Taman, Pura Pelinggih Kepandean dan Pura Batu Pageh. Ini juga bisa dijadikan alasan pemberian nama Pantai Batu Pageh melekat di pantai satu ini.

c.       Daya Tarik Pantai

Panorama alam yang ditawarkan pantai ini tak kalah dengan Pantai Suluban. Sama-sama dikelilingi batu karang yang eksotis. Inilah pantai di Bali yang ada batu karang yang dimiliki Ungasan.

Batu karang yang mengelilinginya membuat pantai ini sepi dan lebih tenang. Benar-benar surga yang tersembunyi. Jadi, Anda bisa memilih pantai ini untuk menjauhkan diri sejenak dari hiruk pikuk kota yang menjemukan.

Tak berhenti disitu. Eksotisme pantai ini juga didukung dengan air lautnya yang berwarna biru kehijauan. Serta panorama unik lainnya.

Saat air laut surut, permukaan karang yang ditumbuhi lumut hijau akan nampak. Dan menyerupai mangkuk hijau. Itulah sebabnya turis mancanegara menyebut pantai ini dengan nama Green Bowl Beach.

Keunikan lainnya, Anda akan melewati lebih dari 300 anak tangga beton untuk sampai di bibir pantai. Ini juga penyebab pantai ini sepi pengunjung.

d.      Harga Tiket Masuk Pantai

Beruntungnya, pantai ini dibuka setiap hari. Jadi, Anda bebas mengunjunginya kapan saja. selain itu, biaya masuk pantai juga murah. Anda hanya dikenakan biaya Rp 5.000. Dan uang ini dialokasikan untuk perawatan Pura Batu Pageh.

Aktifitas Menarik di Pantai Suluban dan Pantai Batu Pageh

Menyandang predikat surga tersembunyi membuat segala aktifitas pada kedua pantai di atas terkesan menyenangkan. Memang ada banyak hal menarik yang bisa Anda lakukan saat menyambangi Pantai Suluban maupun Pantai Batu Pageh.

Baik Pantai Suluban maupun Pantai Batu Pageh terkenal sebagai surga bagi peselancar. Tak heran jika kedua pantai tersebut digandrungi oleh turis mancanegara untuk berselancar.

Apalagi saat hari cerah. Kedua pantai tersebut akan ramai oleh para peselancar yang ingin memacu adrenalin mereka. Karena kedua pantai tersebut memiliki ombak yang kuat dan tinggi.

Namun, perlu Anda tahu, keganasan ombak pada kedua pantai tersebut tidak direkomendasikan bagi peselancar pemula. Selain itu, banyaknya batu karang di sekitar pantai juga bisa membahayakan.

Aktifitas menarik selanjutnya adalah berenang di tepi pantai. Dari kedua pantai tersebut, Pantai Batu Pageh adalah yang paling asyik untuk berenang. Dan ini bisa dijadikan alternatif bagi Anda yang tidak bisa berselancar. Anda bisa bermain air di tepi pantai sembari menikmati karang-karang yang unik.

Aktifitas yang tak kalah menarik selanjutnya adalah menikmati sunset. Dari kedua pantai di Bali yang ada batu karang, Pantai Suluban adalah spot terbaik menikmati matahari tenggelam.

Pemandangan matahari tenggelam semakin apik jika Anda nikmati dari balik celah tebing karang di Pantai Suluban. Karena dari sana Anda bisa menikmati pesona laut lepas yang sulit dilupakan.

Selain itu, Anda juga bisa menikmati senja di Pantai Suluban sembari menyantap kuliner khas Bali. Dengan langsung mendatangi restoran atau cafe yang terletak di atas tebing.

Sedangkan saat berkunjung ke Pantai Batu Pageh, sunset tetap mempesona. Hanya saja, di pantai satu ini belum menyediakan fasilitas umum. Seperti restoran dan cafe. Sehingga Anda harus menyiapkan dan membawa bekal saat berkunjung ke pantai ini.

Itulah ulasan tentang 2 pantai di Bali yang ada batu karang. Kedua pantai tersebut yang memiliki keindahan batu karang yang eksotis. Serta menyuguhkan ketenangan dan kedamaian. Sangat layak untuk disebut sebagai surga yang tersembunyi di Bali.

3 Pantai di Bali yang Sudah Buka, Patuhi Protokol Kesehatannya!

 



Ada beberapa pantai di Bali yang sudah buka kembali. Hal ini memicu antusiasme para wisatawan. Terutama bagi Anda yang ingin berlibur ke pantai. Anda bisa memilih pantai di Bali tersebut sebagai destinasi wisata.

Namun, mengingat masih pandemi, wisatawan yang ingin berlibur ke pantai di Bali tidak boleh asal pilih pantai. Jika Anda nekat, maka bisa  tertular virus. Serta Covid-19 semakin menyebar. Padahal, pemerintah di Bali sudah mengimbau agar wisatawan tetap waspada. Sekalipun dalam suasana liburan.

Ternyata setiap pantai di Bali yang sudah dibuka mempunyai aturan tertentu. Hal ini berkaitan dengan keselamatan dan keamanan saat berlibur. Jadi, sangat perlu untuk mengetahui apa saja aturan yang diterapkan di  objek wisata yang akan Anda tuju.

Selain itu, sebelum pergi berlibur ke pantai di Bali, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan. Nah, disini Anda akan mengetahui pantai apa saja di Bali yang sudah dibuka beserta aturannya. Serta hal-hal yang wajib Anda siapkan sebelum berlibur ke pantai di Bali. Jadi, simak ulasan berikut ini.

Daftar Pantai di Bali Sudah Buka Untuk Umum

Selama pandemi Covid-19 banyak objek wisata di Bali mengalami penutupan, termasuk wisata pantainya. Namun, seiring dengan pemberlakuan new normal, pantai di Bali sudah dibuka kembali. Dengan  menerapkan protokol kesehatan sesuai ketentuan pemerintah setempat.

Berikut 3 daftar pantai di Bali yang sudah buka dengan protokol kesehatan yang wajib Anda patuhi, yaitu:

1. Pantai Kuta

Pantai Kuta merupakan salah satu objek wisata pantai paling diminati di Bali. Pantai ini terletak di Kuta, Kabupaten Badung, Bali.



Pada awal bulan juli, beberapa tempat wisata di Bali memang telah dibuka bagi pengunjungnya. Namun, baru pada akhir bulan juli, kawasan wisata di Kabupaten Badung resmi dibuka. Termasuk pantai Kuta.

Meski tak seramai sebelum masa pandemi, pantai ini terbilang ramai pengunjung. Terutama saat akhir pekan. Pengunjung akan datang ke pantai untuk sekedar berolahraga di kawasan pantai. Atau berselancar menikmati ombak.

Nah, ada beberapa protokol kesehatan yang wajib Anda patuhi di pantai ini. Seperti memakai masker, mencuci tangan saat akan  masuk kawasan pantai dan menjaga jarak.

Selain itu, jumlah pengunjung yang datang juga selalu diawasi. Dengan cara membatasi jumlah pintu masuk kawasan. Yaitu melalui 4 pintu masuk saja. Diantaranya  Sheraton Bali Kuta Resort, depan Beachwalk, Citadines Kuta Beach Bali dan depan Kutabex Beach Front Hotel.

Bahkan, pihak pengelola pantai juga meniadakan aktivitas pedagang. Serta menyiapkan masterplan penataan pantai. Yaitu dengan menerapkan zona untuk pedagang, umum, komersial, upacara keagamaan dan lain sebagainya.

2. Pantai Pandawa

Selain Pantai Kuta, Pantai Pandawa juga sangat diminati wisatawan. Pantai ini terletak di Desa Kutuh, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.

Pantai ini telah menjalani penutupan selama 3 bulan. Untuk menekan penyebaran Covid-19. Dan telah membuka kunjungan wisatawan kembali pada tanggal 11 Juli lalu.

Nah, dalam menyambut new normal, pengelola pantai ini membentuk panitia Pandawa Beach New Normal. Selain itu, aturan kesehatan untuk pengunjung telah lulus verifikasi. Karena fasilitas untuk menunjang terlaksananya aturan kesehatan era new normal sangat memadai.

Ada beberapa protokol kesehatan yang diterapkan di Pantai Pandawa. Seperti menyediakan tempat cuci tangan pada 26 titik strategis dan bilik sanitasi, alat thermo scanner dan hand sanitizer di setiap pintu masuk kawasan.

Bahkan petugas yang berjaga di pintu masuk juga menggunakan alat pelindung diri yang lengkap. Seperti masker, sarung tangan dan face shield.

Kemudian, pengelola pantai juga menerapkan physical distancing. Dengan mengatur tenda dan kursi pantai pada jarak tertentu. Serta menerapkan sistem zona untuk menghindari terjadinya kerumunan.

3. Pantai Jimbaran

Pantai Jimbaran merupakan pantai di Bali yang sudah buka sejak 9 Juli lalu. Pantai ini terletak  di Jimbaran, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.

Termasuk pantai yang ramai dikunjungi wisatawan. Walaupun tak seramai sebelum pandemi. Kebanyakan pengunjung menikmati suasana alam dan menikmati olahan seafood bakar di pantai ini.

Nah, untuk menyikapi ramainya pengunjung, pihak pengelola wisata telah menerapkan beberapa protokol kesehatan. Dan wajib dipatuhi oleh setiap pengunjung yang datang.

Protokol kesehatan yang diterapkan hampir sama dengan beberapa tempat wisata pantai di Bali lainnya. Yaitu wajib memakai masker dan menjaga jarak. Selain itu, pengunjung juga disarankan untuk rajin mencuci tangan di tempat yang telah disediakan.

Untuk memastikan protokol kesehatan bisa terlaksana dengan baik, maka akan ada pecalang adat yang berkeliling di kawasan pantai ini. Pecalang adat adalah petugas keamanan adat yang bekerja tanpa gaji.

Selain itu, para pecalang adat juga akan berkeliling ke pinggir pantai. Terutama ke sejumlah  cafe dan restoran seafood bakar yang mulai buka. Untuk mengawasi pengunjung. Apabila ada yang melanggar aturan, maka pecalang adat akan memberikan teguran.

Hal yang Harus Disiapkan Sebelum Berwisata ke Pantai di Bali

Liburan memang seringkali menjadi hal yang mustahil Anda lakukan selama pandemi Covid-19 ini. Sehingga dengan adanya pantai di Bali yang sudah buka menjadi angin segar bagi Anda. Karena terlalu lama karantina membuat Anda bosan dan stress.

Nah, kabar baiknya, 3 pantai di Bali yang telah dibuka bisa menjadi sasaran berlibur Anda. Namun, sebelum Anda berlibur, ada beberapa hal penting yang harus Anda siapkan. Mengingat Anda harus menjalankan liburan dalam suasana new normal di masa pandemi.

Hal pertama yang perlu Anda siapkan adalah mencari tempat wisata yang aman. Nah, 3 objek wisata pantai di Bali di atas bisa Anda jadikan pilihannya. Karena sudah menerapkan standar protokol kesehatan Covid-19 yang ketat.

Saat pandemi ini Anda memang tidak bisa berlibur ke asal tempat. Sebab tidak semua tempat wisata aman Anda kunjungi. Jadi, aman atau tidaknya tempat wisata bergantung pada ketatnya protokol kesehatan yang diterapkan.

Selanjutnya, Anda harus memahami peraturan pemerintah. Karena setiap daerah memiliki peraturannya sendiri. Terutama dalam menekan penyebaran Covid-19. Bahkan, pemerintah telah mengeluarkan peraturan terkait protokol kesehatan di tempat wisata.

Nah, baik di Pantai Kuta, Pantai Pandawa dan Pantai Jimbaran menerapkan aturan sesuai arahan pemerintah. Agar objek wisata pantai tersebut bisa dibuka saat pandemi. Jadi, Anda harus memahami peraturan pemerintah dan siap untuk mematuhinya.

Terakhir, Anda harus siap mematuhi protokol kesehatan. Penerapan protokol kesehatan menjadi hal paling urgen pada masa pandemi ini.  Dan setiap pantai di Bali yang dibuka saat pandemi sudah menerapkannya dengan ketat.

Jadi, sebelum pergi berlibur, sebaiknya bangun komitmen pada diri Anda terlebih dahulu. Agar setelah sampai di tempat wisata, Anda bisa menjalankan protokol kesehatan dengan taat dan patuh.

Itulah ulasan tentang 3 pantai di Bali yang sudah buka. Serta protokol kesehatan yang wajib Anda patuhi. Selain itu, keamanan tempat wisata, memahami peraturan pemerintah dan komitmen mematuhi aturan juga harus Anda siapkan. Agar liburan Anda ke pantai di Bali bisa aman dan selamat.

Kamis, 12 November 2020

5 Pantai Di Bali Yang Sepi Pengunjung Namun Menawan



Pantai di Bali yang sepi pengunjung cocok dijadikan destinasi liburan di era new normal ini. Banyak orang memanfaatkan masa new normal untuk liburan di pantai Bali. Untuk melepas bosan dan stress. Atau sekedar menjalankan hobi saja.


Namun,  tidak semua pantai di Bali cocok untuk liburan new normal. Pantai Kuta adalah contoh dari pantai di Bali yang ramai pengunjung. Masalahnya, di masa new normal, Anda bisa pergi berlibur dengan mengedepankan protokol kesehatan.


Menjaga jarak dan menghindari kerumunan adalah aspek utama yang harus Anda penuhi saat berlibur di masa new normal. Sehingga menyambangi pantai yang sepi pengunjung merupakan pilihan yang tepat.


Alasan Mengapa Masih Ada Pantai Sepi di Bali

Ada beberapa alasan yang melatarbelakangi adanya pantai di Bali yang sepi pengunjung. Bisa karena jarak yang jauh dan waktu tempuh yang lama, tidak ada transportasi angkutan umum dan lain sebagainya.


Banyak turis atau wisatawan lebih berminat berkunjung ke destinasi wisata yang dekat. Misal dekat dengan pusat kota wisata, seperti Bali Selatan. Atau dekat Bandara Ngurah Rai Bali. Jadi, destinasi wisata pantai yang jauh dan perlu waktu tempuh lama kerap dihindari. Demi menghemat waktu maupun budget.


Selain itu, ada atau tidaknya transportasi umum juga bisa berpengaruh pada sepinya pantai di Bali. Karena tersedianya layanan transportasi umum bisa mempermudah akses para turis atau wisatawan menjangkau pantai yang ingin dituju.


Alasan selanjutnya adalah fasilitas yang kurang memadai. Ada beberapa pantai sepi di atas yang belum menyediakan fasilitas yang cukup lengkap. Seperti belum di bangun hotel dan restoran. Jadi, turis kurang berminat mengunjungi pantai tersebut.


Kemudian lokasi wisata yang belum terekspos. Meski pantai di atas menawarkan berjuta pesona tapi belum terekspos, maka akan sepi pengunjung. Karena banyak turis yang tidak tahu tentang adanya pantai indah tersebut.


Alasan terakhir adalah akses menuju pantai yang sulit. Seperti kondisi jalanan yang berupa bebatuan terjal, serta jarak tempat parkir ke pantai yang jauh.


Pantai Sepi di Bali yang Wajib Dikunjungi saat New Normal

Jika Anda berencana berlibur ke Pantai Bali. Berikut 5 pantai sepi di Bali yang wajib Anda kunjungi saat new normal, diantaranya: 


1. Pantai Green Bowl



Pantai Green Bowl Bali masuk dalam salah satu objek wisata pantai di Bali yang sepi pengunjung. Terletak di Balai Selatan, tepatnya di Desa Ungasan, Kuta Selatan, Badung, Bali. Berdekatan dengan pantai Pandawa Kutuh dan pantai Melasti Ungasan.


Disebut dengan nama ‘Green Bowl’ atau ‘mangkuk hijau’ karena saat air laut surut, akan terlihat karang yang ditumbuhi lumut berwarna hijau berbentuk seperti mangkuk. Bisa Anda buktikan dengan melihat panorama pantai ini dari atas tebing.


Panorama pantai ini terkenal eksotis. Batu karangnya sangat indah. Pasir pantainya putih bersih, merupakan yang terbaik di Bali Selatan. Air lautnya yang berwarna biru kehijauan juga terlihat sangat bersih.


Selain itu, ombaknya juga cukup besar dan tinggi. Sangat cocok bagi Anda yang punya hobi berselancar.  


Lalu, letak bibir pantai yang ada di bawah tebing juga menawarkan ketenangan. Cocok bagi Anda yang mengharapkan suasana sepi, tenang dan nyaman saat new normal.


Menariknya lagi, biaya masuk ke pantai gratis. Nanti Anda hanya akan dikenakan biaya parkir kendaraan sebesar Rp 5.000 saja.

2. Pantai Balangan



Pantai yang terkenal sebagai surganya peselancar ini terletak di Desa Ungasan, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Bali. Lokasinya jauh dari keramaian kota. Sangat cocok untuk mengobati rasa bosan dan stress di era new normal ini.


Selain itu, banyak keunikan yang bisa Anda temukan pada hidden paradise satu ini. Diantaranya, pantai ini merupakan tempat yang cocok untuk menikmati sunset. Karena letak pantai yang menghadap langsung ke arah barat laut.  


Dijuluki surga bagi peselancar karena ombaknya yang cukup besar dan tinggi. Jadi, tujuan utama turis yang menyambangi pantai ini adalah untuk berselancar. Dan sudah ada sekolah surfing disini, bernama Balangan Wave Surf School.


Keunikan selanjutnya, pantai ini merupakan spot fotografi paling diminati para fotografer. Tidak heran jika pantai ini sering dijadikan latar belakang foto pre wedding.


Latar belakang pantai ini sangat mempesona. Berupa bukit yang berwarna hijau dan hamparan pasir pantai yang berwarna putih. Perpaduan yang sangat fotogenik.


Untuk memasuki objek wisata pantai ini gratis. Namun, Anda akan dikenakan biaya parkir kendaraan sebesar Rp 2.000 untuk sepeda motor. Serta Rp 5.000 untuk mobil.

3. Pantai Bias Tugel



Jika ingin menyambangi pantai yang tersembunyi, sepi turis dan jauh dari keramaian saat new normal, maka pantai Bias Tugel adalah pilihannya.


Pantai ini terletak di Desa Padang Bai, Manggis, Karangasem, Bali. Sekitar 500 meter dari pelabuhan Padang Bai. Dan bisa di akses dengan jalan kaki. Namun, jalannya sulit dan terjal.


Merupakan pantai kecil yang punya pasir pantai putih. Serta air laut yang jernih dan berwarna  biru. Di bagian kanan dan kirinya diapit oleh batu karang yang tinggi menjulang.


Keunikan pertama dari pantai ini adalah mempunyai laguna kecil. Dan sering dimanfaatkan turis sebagai kolam renang alami.


Namun, perlu Anda waspadai. Jangan berenang saat ombak sedang tinggi. Dikarenakan laguna kecil tersebut akan terendam penuh dengan air.


Selain itu, ada banyak hal yang bisa Anda lakukan di pantai ini. Seperti berenang, snorkeling, memancing, diving, selancar, atau hanya sekedar jalan-jalan dan duduk di batu karang saja.


Keunikan lainnya adalah terdapat water blow. Yaitu air laut yang memancar ke udara, mirip air mancur. Akibat benturan antara gelombang laut dengan batu karang.


Biaya yang diperlukan untuk memasuki pantai ini hanya Rp 2.000 untuk parkir kendaraan roda dua. Serta Rp 2.000 sebagai dana kebersihan lingkungan.

4. Pantai Amed


Pantai Amed adalah salah satu objek wisata pantai di Bali yang sepi pengunjung. Terletak di Bali Timur, tepatnya di Desa Amed, Abang, Karangasem, Bali. Tidak jauh dari pantai Lipah dan pantai Jemeluk.


Meski dikenal sebagai pantai yang terpencil dan berpasir hitam, keindahan alam bawah lautnya sudah mendunia. Ternyata banyak diminati oleh turis mancanegara sebagai spot diving ataupun snorkeling.


Para divers menyukai pantai ini karena kaya akan biota laut. Seperti terumbu karang dan beragam jenis ikan. Selain itu, airnya juga sangat jernih.


Selain keindahan alam bawah lautnya, pantai Amed merupakan spot apik untuk menikmati sunrise dan sunset. Jadi, sangat cocok untuk jalan-jalan santai pagi dan sore hari di era new normal ini.


Keunikan lain dari pantai Amed adalah adanya aktifitas free diving. Yaitu menyelam tanpa menggunakan alat penyelam. Atau hanya mengandalkan kemampuan menahan napas Anda.


Nah, berbicara soal harga tiket masuk, Anda hanya dikenakan biaya sebesar Rp 5.000 saja. Serta biaya parkir sebesar Rp 10.000 untuk mobil dan Rp 3.000 untuk sepeda motor.

5. Pantai Pemuteran

Pantai Pemuteran merupakan pantai eksotis di Bali Utara. Tepatnya di Desa Pemuteran, Grokgak, Buleleng, Bali.


Pantai ini terletak di sebuah desa kecil. Pantai jawara yang menawarkan ketenangan khas pedesaan dimiliki pantai ini. Jadi, cocok disambangi di era new normal.


Hamparan pasir pantainya berwarna hitam. Saat siang hari, pasir nampak berkilauan terpapar sinar matahari. Memberikan pesona tersendiri bagi pantai yang sepi satu ini.


Panorama di pantai ini juga terkenal unik. Latar belakang pantai berupa pegunungan tinggi dan perbukitan. Sangat memanjakan mata Anda.


Selain itu, panorama bawah lautnya masih alami dan apik. Kaya akan terumbu karang dan biota laut. Sangat cocok bagi Anda yang hobi diving.


Keindahan panorama bawah laut semakin lengkap dengan adanya taman bawah laut buatan. Suatu taman yang sengaja dibuat oleh para penggiat lingkungan sebagai upaya konservasi terumbu karang.


Keunikan lainnya, di taman tersebut juga dipajang patung Budha dan dewa dewi. Semakin menambah apik panorama bawah laut pantai ini. Sangat asyik dijadikan spot snorkeling.


Jika Anda berniat berkunjung ke pantai ini, maka tidak akan dikenakan biaya sepeserpun. Alias gratis.


Itulah ulasan 5 pantai di Bali yang sepi pengunjung. Ternyata selain cocok untuk liburan new normal Anda, ada beberapa alasan yang melatarbelakangi pantai di Bali sepi pengunjung. Jadi, pantai sepi di Bali mana yang ingin Anda kunjungi?


Senin, 03 Agustus 2020

Inidia Tata Cara Ikuti Audisi Indonesian Idol 2020 Secara Online



Andakah the next idol? Jika iya, ikuti audisi indonesian idol 2020 secara online. Audisi Indonesian idol ini merupakan salah satu ajang pencarian bakat bernyanyi yang sangat bergengsi di Indonesia.

Audisi online indonesian idol ini telah resmi dibuka sejak 8 Juni kemarin. Anda bisa mengikuti audisi online ini dengan cara mengunggah satu video berdurasi 5 menit. Video tersebut berisi penampilan Anda yang bernyanyi secara acapella atau tanpa iringan musik ke situs meTube.id.
Lalu, apa saja persyaratan untuk mengikuti audisi indonesian idol online ini?

Persyaratan Peserta Audisi Indonesian Idol Online

Sebelumnya, Anda harus mengetahui terlebih dahulu persyaratan untuk bisa mengikuti audisi indonesian idol online ini. Pastikan sebelum melakukan pendaftaran audisi online, Anda telah memenuhi  persyaratan berikut:
  1. Laki-laki dan perempuan berusia 16 – 27 tahun. Jadi, jika usia Anda dibawah 16 tahun atau melebihi usia 27 tahun, maka Anda tidak bisa mengikuti audisi indonesian idol secara online ini.
  2. Warga Negara Indonesia (WNI) yang mempunyai bakat di bidang tarik suara.

Indonesian idol merupakan kompetisi bernyanyi. Jadi, jika Anda ingin mengikuti audisi online ini, maka Anda harus memiliki skill bernyanyi yang baik.

Selain itu, Anda juga harus berkewarganegaraan Indonesia. Ini bisa dibuktikan dengan KTP atau Akte kelahiran atau Kartu Keluarga.

Setelah Anda memastikan diri Anda memenuhi persyaratan diatas, silahkan ikuti audisi indonesian idol 2020 secara online ini.

Hal yang Perlu Dipersiapkan Peserta Audisi Online

Jika Anda ingin mengikuti audisi indonesian idol online ini, ada beberapa hal yang perlu Anda persiapkan diantaranya:

1. Satu video rekaman berdurasi 5 menit yang berisi perkenalan dan penampilan bernyanyi.


Anda harus menyiapkan satu video rekaman untuk diunggah pada situs meTube.id. Video memegang poin utama dari audisi indonesian idol online ini. Jadi, Anda harus memperkenalkan diri Anda semenarik mungkin sesuai karakter yang Anda miliki.
Dalam video ini, Anda diwajibkan untuk menyanyikan sebuah lagu secara acapella atau tanpa iringan musik. Apakah Anda bisa menyanyikan lebih dari satu lagu? Sangat bisa, dengan catatan durasi waktu tidak melebihi 5 menit.  

Bahkan, Anda juga diperbolehkan menyanyikan lagu lain dengan menambahkan iringan musik, boleh juga sambil memainkan alat musik dan diiringi pemain musik.

Namun, saat Anda menggunakan iringan pemain musik seperti DJ, pianis, gitaris, maka pemain musik harus terlihat di video, bukan materi musik minus one. Selain itu, juga tidak diperbolehkan untuk autotone dan mixing suara.

Selain itu, video yang Anda buat tidak boleh mengandung SARA, sadisme, kekerasan, serta tidak melanggar norma kesopanan dan kesusilaan.

2. Pakaian yang rapi dan sopan saat merekam video.

Selanjutnya, Anda harus menyiapkan pakaian yang rapi dan sopan untuk dikenakan saat merekam video. Hal ini dikarenakan pakaian Anda menunjukkan karakter, daya tarik dan kreatifitas Anda.
Selain itu, Anda harus memilih pakaian yang tidak mengandung merk dagang atau nilai-nilai negatif tertentu.

3. Kamera dengan kualitas video digital yang baik.

Anda juga harus menyiapkan kamera dengan kualitas video digital yang baik. Saat Anda merekam video, Anda bisa menggunakan kamera apa saja. Namun, diusahakan kamera yang Anda gunakan memliki kualitas gambar yang baik.
Selanjutnya, format video yang bisa Anda gunakan adalah mov, mp4, flv, mpg, mkv, wmv, ogg, m4v, serta 3gp. Dan perhatikan pula ukuran dari video yang akan Anda upload di meTube.id tidak boleh melebihi ukuran 1 Gb.
Selain itu, sebaiknya video yang Anda upload nanti setidaknya memiliki resolusi terendah 480p (720 x 576). Dan video harus benar-benar baru atau belum pernah diunggah di platform manapun.

4. Koneksi internet yang stabil

Koneksi internet yang kurang baik bisa menyebabkan faktor kegagalan saat Anda mengunggah video ke situs meTube.id. Oleh karena itu, Anda harus menyiapkan koneksi internet yang stabil agar proses mengunggah video bisa berjalan lancar.
Jadi, persiapkan beberapa hal diatas sebaik mungkin agar saat pendaftaran audisi indonesian idol secara online bisa berjalan dengan lancar.

Cara Mengikuti Audisi Indonesian Idol Online

Setelah Anda mengetahui semua persyaratan dan menyiapkan hal-hal yang diperlukan untuk proses pendaftaran, berikut ini cara ikuti audisi indonesian idol 2020 secara online di situs meTube.id:

  • Menyiapkan video rekaman yang berisi perkenalan diri dan penampilan bernyanyi yang telah Anda buat.
  • Membuka  situs meTube.id, sign in dan isi daftar diri Anda pada form registrasi. Saat Anda melakukan pendaftaran, pastikanlah Anda mengisi form registrasi secara lengkap dan dengan data diri yang sebenar-benarnya.
  • Selanjutnya, klik Banner Online Audition Indonesian Idol Special Season  di situs meTube.id atau kanal Online Audition.
  • Pilih Online Audition Indonesian Idol Special Season.
  • Cantumkan detil sosial media Anda di kolom deskripsi video. Isilah deskripsi pada video yang Anda unggah dengan mencantumkan nama sosial media Anda, seperti nama Instagram, Facebook dan Twitter.
  • Upload video Anda dengan format berikut: OAIDOL2020 [spasi] NAMA [spasi] USIA [spasi] JUDUL LAGU [spasi] KOTA DOMISILI. Contoh: OAIDOL2020 RUDI 27TAHUN MENGHAPUS JEJAKMU BANDUNG.
  • Tunggu sampai muncul tulisan “Success” pada video, kemudian klik “Publish”.
Setelah Anda mengunggah video, maka video tersebut akan diseleksi oleh tim Indonesian Idol. Penyeleksian dilakukan dengan mempertimbangkan banyak hal, terutama berhubungan dengan kualitas video yang memenuhi persyaratan atau tidak.

Selanjutnya, produser Indonesian Idol akan memilih dan menilai video yang memenuhi kriteria agar bisa ditampilkan langsung di hadapan juri utama Indonesian Idol. Hasil keputusan bersifat mutlak dan tidak bisa diganggu gugat.

Sedangkan video yang tidak memenuhi persyaratan akan langsung di diskualifikasi atau di banned oleh juri.

Tips Sukses Menang Audisi Online dan Hadiah bagi Pemenang Indonesian Idol

Beberapa tips berikut ini bisa Anda coba saat ikuti audisi indonesian idol 2020 secara online. Sehubungan dengan audisi saat ini dilakukan secara online dan penilaian diambil dari video, maka Anda harus bisa membuat video dengan kualitas yang bagus.

Anda juga harus bisa menciptakan first impression atau kesan pertama yang bersifat memorable melalui video yang Anda buat. Nah, Anda bisa menciptakan kesan pertama melalui video dengan melalui:

11. Pilihan lagu

Sebisa mungkin jangan memilih lagu yang terlalu pasaran agar juri tidak bosan, sehingga juri kehilangan interest terhadap video Anda. Pilihlah lagu yang bagus, tidak pasaran dan nyaman untuk didengar.

22.  Tampilan visual

Penampilan visual Anda juga sangat berpengaruh untuk menciptakan kesan bagi juri. Penampilan Anda yang bagus, rapi dan sopan akan membuat juri tertarik untuk melihat video Anda sampai selesai.

Penampilan yang baik akan membuat juri merasa dihargai dan melihat kesungguhan Anda mengikuti audisi Indonesian Idol online ini. Selain itu, penampilan visual yang baik akan menambah nilai tambah bagi video Anda.

33. Karakter

Anda harus menyanyikan lagu sesuai dengan karakter Anda. Misalnya, Anda menyanyikan lagu yang jarang dinyanyikan oleh orang lain dengan karakter khas yang Anda miliki dan menggunakan improvisasi unik yang Anda kuasai.

Hal tersebut akan menarik perhatian juri. Dan peluang Anda menang audisi semakin besar.
Lalu, apa saja hadiah yang akan Anda dapatkan jika Anda keluar sebagai pemenang Indonesian Idol?

Melansir dari instagram Indonesian Idol, para pemenang akan mendapatkan beberapa hadiah yang bisa dibawa pulang. Berikut rinciannya: 

  •     Hadiah bagi pemenang pertama, yaitu mendapatkan uang tunai senilai 150 juta dan mendapatkan satu unit mobil.

  •     Hadiah bagi pemenang kedua, yaitu mendapatkan uang tunai senilai 100 juta dan mendapatkan satu unit mobil.

  •         Hadiah bagi pemenang ketiga, yaitu mendapatkan uang tunai senilai 50 juta.

  •       Hadiah bagi kontestan juara empat dan finalis 15 besar, yaitu mendapatkan paket uang tunai. Namun, tidak diketahui jumlahnya.


Itulah beberapa penjelasan tentang persyaratan, cara dan tips untuk ikuti audisi indonesian idol 2020 secara online. Serta, hadiah yang akan Anda dapatkan saat memenangkannya. Jadi, will you be the next Indonesian Idol?