Kamis, 12 November 2020

5 Pantai Di Bali Yang Sepi Pengunjung Namun Menawan

Tags



Pantai di Bali yang sepi pengunjung cocok dijadikan destinasi liburan di era new normal ini. Banyak orang memanfaatkan masa new normal untuk liburan di pantai Bali. Untuk melepas bosan dan stress. Atau sekedar menjalankan hobi saja.


Namun,  tidak semua pantai di Bali cocok untuk liburan new normal. Pantai Kuta adalah contoh dari pantai di Bali yang ramai pengunjung. Masalahnya, di masa new normal, Anda bisa pergi berlibur dengan mengedepankan protokol kesehatan.


Menjaga jarak dan menghindari kerumunan adalah aspek utama yang harus Anda penuhi saat berlibur di masa new normal. Sehingga menyambangi pantai yang sepi pengunjung merupakan pilihan yang tepat.


Alasan Mengapa Masih Ada Pantai Sepi di Bali

Ada beberapa alasan yang melatarbelakangi adanya pantai di Bali yang sepi pengunjung. Bisa karena jarak yang jauh dan waktu tempuh yang lama, tidak ada transportasi angkutan umum dan lain sebagainya.


Banyak turis atau wisatawan lebih berminat berkunjung ke destinasi wisata yang dekat. Misal dekat dengan pusat kota wisata, seperti Bali Selatan. Atau dekat Bandara Ngurah Rai Bali. Jadi, destinasi wisata pantai yang jauh dan perlu waktu tempuh lama kerap dihindari. Demi menghemat waktu maupun budget.


Selain itu, ada atau tidaknya transportasi umum juga bisa berpengaruh pada sepinya pantai di Bali. Karena tersedianya layanan transportasi umum bisa mempermudah akses para turis atau wisatawan menjangkau pantai yang ingin dituju.


Alasan selanjutnya adalah fasilitas yang kurang memadai. Ada beberapa pantai sepi di atas yang belum menyediakan fasilitas yang cukup lengkap. Seperti belum di bangun hotel dan restoran. Jadi, turis kurang berminat mengunjungi pantai tersebut.


Kemudian lokasi wisata yang belum terekspos. Meski pantai di atas menawarkan berjuta pesona tapi belum terekspos, maka akan sepi pengunjung. Karena banyak turis yang tidak tahu tentang adanya pantai indah tersebut.


Alasan terakhir adalah akses menuju pantai yang sulit. Seperti kondisi jalanan yang berupa bebatuan terjal, serta jarak tempat parkir ke pantai yang jauh.


Pantai Sepi di Bali yang Wajib Dikunjungi saat New Normal

Jika Anda berencana berlibur ke Pantai Bali. Berikut 5 pantai sepi di Bali yang wajib Anda kunjungi saat new normal, diantaranya: 


1. Pantai Green Bowl



Pantai Green Bowl Bali masuk dalam salah satu objek wisata pantai di Bali yang sepi pengunjung. Terletak di Balai Selatan, tepatnya di Desa Ungasan, Kuta Selatan, Badung, Bali. Berdekatan dengan pantai Pandawa Kutuh dan pantai Melasti Ungasan.


Disebut dengan nama ‘Green Bowl’ atau ‘mangkuk hijau’ karena saat air laut surut, akan terlihat karang yang ditumbuhi lumut berwarna hijau berbentuk seperti mangkuk. Bisa Anda buktikan dengan melihat panorama pantai ini dari atas tebing.


Panorama pantai ini terkenal eksotis. Batu karangnya sangat indah. Pasir pantainya putih bersih, merupakan yang terbaik di Bali Selatan. Air lautnya yang berwarna biru kehijauan juga terlihat sangat bersih.


Selain itu, ombaknya juga cukup besar dan tinggi. Sangat cocok bagi Anda yang punya hobi berselancar.  


Lalu, letak bibir pantai yang ada di bawah tebing juga menawarkan ketenangan. Cocok bagi Anda yang mengharapkan suasana sepi, tenang dan nyaman saat new normal.


Menariknya lagi, biaya masuk ke pantai gratis. Nanti Anda hanya akan dikenakan biaya parkir kendaraan sebesar Rp 5.000 saja.

2. Pantai Balangan



Pantai yang terkenal sebagai surganya peselancar ini terletak di Desa Ungasan, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Bali. Lokasinya jauh dari keramaian kota. Sangat cocok untuk mengobati rasa bosan dan stress di era new normal ini.


Selain itu, banyak keunikan yang bisa Anda temukan pada hidden paradise satu ini. Diantaranya, pantai ini merupakan tempat yang cocok untuk menikmati sunset. Karena letak pantai yang menghadap langsung ke arah barat laut.  


Dijuluki surga bagi peselancar karena ombaknya yang cukup besar dan tinggi. Jadi, tujuan utama turis yang menyambangi pantai ini adalah untuk berselancar. Dan sudah ada sekolah surfing disini, bernama Balangan Wave Surf School.


Keunikan selanjutnya, pantai ini merupakan spot fotografi paling diminati para fotografer. Tidak heran jika pantai ini sering dijadikan latar belakang foto pre wedding.


Latar belakang pantai ini sangat mempesona. Berupa bukit yang berwarna hijau dan hamparan pasir pantai yang berwarna putih. Perpaduan yang sangat fotogenik.


Untuk memasuki objek wisata pantai ini gratis. Namun, Anda akan dikenakan biaya parkir kendaraan sebesar Rp 2.000 untuk sepeda motor. Serta Rp 5.000 untuk mobil.

3. Pantai Bias Tugel



Jika ingin menyambangi pantai yang tersembunyi, sepi turis dan jauh dari keramaian saat new normal, maka pantai Bias Tugel adalah pilihannya.


Pantai ini terletak di Desa Padang Bai, Manggis, Karangasem, Bali. Sekitar 500 meter dari pelabuhan Padang Bai. Dan bisa di akses dengan jalan kaki. Namun, jalannya sulit dan terjal.


Merupakan pantai kecil yang punya pasir pantai putih. Serta air laut yang jernih dan berwarna  biru. Di bagian kanan dan kirinya diapit oleh batu karang yang tinggi menjulang.


Keunikan pertama dari pantai ini adalah mempunyai laguna kecil. Dan sering dimanfaatkan turis sebagai kolam renang alami.


Namun, perlu Anda waspadai. Jangan berenang saat ombak sedang tinggi. Dikarenakan laguna kecil tersebut akan terendam penuh dengan air.


Selain itu, ada banyak hal yang bisa Anda lakukan di pantai ini. Seperti berenang, snorkeling, memancing, diving, selancar, atau hanya sekedar jalan-jalan dan duduk di batu karang saja.


Keunikan lainnya adalah terdapat water blow. Yaitu air laut yang memancar ke udara, mirip air mancur. Akibat benturan antara gelombang laut dengan batu karang.


Biaya yang diperlukan untuk memasuki pantai ini hanya Rp 2.000 untuk parkir kendaraan roda dua. Serta Rp 2.000 sebagai dana kebersihan lingkungan.

4. Pantai Amed


Pantai Amed adalah salah satu objek wisata pantai di Bali yang sepi pengunjung. Terletak di Bali Timur, tepatnya di Desa Amed, Abang, Karangasem, Bali. Tidak jauh dari pantai Lipah dan pantai Jemeluk.


Meski dikenal sebagai pantai yang terpencil dan berpasir hitam, keindahan alam bawah lautnya sudah mendunia. Ternyata banyak diminati oleh turis mancanegara sebagai spot diving ataupun snorkeling.


Para divers menyukai pantai ini karena kaya akan biota laut. Seperti terumbu karang dan beragam jenis ikan. Selain itu, airnya juga sangat jernih.


Selain keindahan alam bawah lautnya, pantai Amed merupakan spot apik untuk menikmati sunrise dan sunset. Jadi, sangat cocok untuk jalan-jalan santai pagi dan sore hari di era new normal ini.


Keunikan lain dari pantai Amed adalah adanya aktifitas free diving. Yaitu menyelam tanpa menggunakan alat penyelam. Atau hanya mengandalkan kemampuan menahan napas Anda.


Nah, berbicara soal harga tiket masuk, Anda hanya dikenakan biaya sebesar Rp 5.000 saja. Serta biaya parkir sebesar Rp 10.000 untuk mobil dan Rp 3.000 untuk sepeda motor.

5. Pantai Pemuteran

Pantai Pemuteran merupakan pantai eksotis di Bali Utara. Tepatnya di Desa Pemuteran, Grokgak, Buleleng, Bali.


Pantai ini terletak di sebuah desa kecil. Pantai jawara yang menawarkan ketenangan khas pedesaan dimiliki pantai ini. Jadi, cocok disambangi di era new normal.


Hamparan pasir pantainya berwarna hitam. Saat siang hari, pasir nampak berkilauan terpapar sinar matahari. Memberikan pesona tersendiri bagi pantai yang sepi satu ini.


Panorama di pantai ini juga terkenal unik. Latar belakang pantai berupa pegunungan tinggi dan perbukitan. Sangat memanjakan mata Anda.


Selain itu, panorama bawah lautnya masih alami dan apik. Kaya akan terumbu karang dan biota laut. Sangat cocok bagi Anda yang hobi diving.


Keindahan panorama bawah laut semakin lengkap dengan adanya taman bawah laut buatan. Suatu taman yang sengaja dibuat oleh para penggiat lingkungan sebagai upaya konservasi terumbu karang.


Keunikan lainnya, di taman tersebut juga dipajang patung Budha dan dewa dewi. Semakin menambah apik panorama bawah laut pantai ini. Sangat asyik dijadikan spot snorkeling.


Jika Anda berniat berkunjung ke pantai ini, maka tidak akan dikenakan biaya sepeserpun. Alias gratis.


Itulah ulasan 5 pantai di Bali yang sepi pengunjung. Ternyata selain cocok untuk liburan new normal Anda, ada beberapa alasan yang melatarbelakangi pantai di Bali sepi pengunjung. Jadi, pantai sepi di Bali mana yang ingin Anda kunjungi?


Artikel Terkait

Berbagi informasi bisnis dan peluang usaha untuk Anda. Kontak kami utk informasi selengkapnya


EmoticonEmoticon